Minggu, 19 Oktober 2014

GETAR MALAM RINDUKU


GETAR MALAM RINDUKU

Ingin ku gali gundukan itu
Dan mencabut papan nama setiap dukaku
Biarlah nafasku memeluk tentangmu
Puisi-puisi gelap menimangku

Sajak berairmata merangkulku
Dan merambatkan tiap ratap disekitar gelap
Seolah kau utus jangkrik untuk memejamkan lelahku
Nyanyi cerita tentang dahaga merindu
Seolah kau titipkan restumu
Lewat dingin malam menyuap

Mantra-mantra penghapus basah tatapku
Tiap dendang lantun macapat mengiring sendu
Seperti suara hati yang tersampaikan padaku
Bahkan suara gitar berbeda saat anganku

Menuju kenangmu
Getar yang mencakar, melahirkan syair bak
pujangga berlagu
Ini untukmu, itu buatmu, dan doa sebagai bhaktiku
Miss u bapak..




Di ambi dari “ Eko Putra Ngudiraharjo”


PUISI "GETAR MALAM RINDUKU"



GETAR MALAM RINDUKU

Ingin ku gali gundukan itu
Dan mencabut papan nama setiap dukaku
Biarlah nafasku memeluk tentangmu
Puisi-puisi gelap menimangku

Sajak berairmata merangkulku
Dan merambatkan tiap ratap disekitar gelap
Seolah kau utus jangkrik untuk memejamkan lelahku
Nyanyi cerita tentang dahaga merindu
Seolah kau titipkan restumu
Lewat dingin malam menyuap

Mantra-mantra penghapus basah tatapku
Tiap dendang lantun macapat mengiring sendu
Seperti suara hati yang tersampaikan padaku
Bahkan suara gitar berbeda saat anganku

Menuju kenangmu
Getar yang mencakar, melahirkan syair bak
pujangga berlagu
Ini untukmu, itu buatmu, dan doa sebagai bhaktiku
Miss u bapak..

Di ambi dari “ Eko Putra Ngudiraharjo”


Sabtu, 18 Oktober 2014

Cara Jitu Jadi Mahasiswa Aktif, Cerdas, Berprestasi

   Cara Jitu Jadi Mahasiswa Aktif, Cerdas, Berprestasi

Dalam Alqur’an surat al-mujadalah Allah berfirman yang artinya” Allah mengangkat derajat orang orang yang beriman diantara kamu dan yang menuntut ilmu beberapa derajat”. Masih banyak hadits dan ayat alqur’an yang memuji orang orang yang berilmu dan mengutamakan pahala bagi yang berilmu. Hari ini, kita ditontonkan dengan kondisi bangsa kita yang sedang sakit, etika tidak lagi dijunjung, pembangunan karakter sumber daya manusia kalah dengan pembangunan mal mal besar di negeri ini, masa depan bangsa ini mau dibawa kemana kita tidak tahu, para pemudanya sibuk dengan memikirkan masa depannya masing masing, dan tidak sedikit pemuda bangsa ini yang terjerembab jalan kegelapan, mereka belum mempunyai tujuan hidup. Pemuda Indonesia dihadapi tantangan masa depan yang sarat kompetisi dimana sumber daya insani yang unggul yang akan menang dalam kompetisi. Bagaimana membayangkan saat itu terjadi, anak anak terbaik bangsa ini harus kalah dengan pemain asing di negeri sendiri, berapa juta anak bangsa ini yang akan menjadi korban globalisasi. Inilah mengapa kita sebagai mahasiswa harus memiliki ketahanan mental dan karakter yang kuat agar sukses menghadapi kompetisi masa depan.
Berbicara tentang pentingnya pengembangan karakter, bagi seorang mahasiswa masa kuliah adalah masa yang sangat penting dalam penemuan jati diri dan pembentukan karakter. Walau demikian, masa kuliah terbatasi oleh waktu. Karena keterbatasan itulah banyak mahasiswa berusaha memaksimalkan masa kuliah tidak hanya dengan aktivitas pelajaran dan mengerjakan tugas tetapi juga dengan aktif berorganisasi. Faktanya, tidak sedikit mahasiswa yang aktif berorganisasi kemudian prestasi kuliahnya menurun. Kalau kemudian realita ini tidak dicarikan solusinya maka tidak menutup kemungkinan adik adik kelas kita akan enggan berorganisasi karena yang mereka lihat kakak kelasnya memiliki prestasi yang memprihatinkan. Yang harus dipahami bahwa pilihan menjadi sukses di bangku perkuliahan dan aktif di organisasi bukan suatu yang saling berlawanan dan saling mengorbankan satu sama lainnya, justru keduanya saling mengisi. Kedua aktivitas ini tidak bisa dipisahkan karena keduanya memiliki potensi besar dalam perkembangan intelektual dan emosional kita. Walaupun banyak yang memahami ini, tidak sedikit mahasiswa yang masih enggan menyibukan diri dalam aktivitas organisasi karena anggapan mereka antara berprestasi dan aktif organisasi harus mengorbankan salah satu diantara keduanya.
Tips bagaimana menjadi mahasiswa berprestasi plus aktifis.
Pertama, membuat standar sukses. Masing masing diri kita memiliki kapasitas yang berbeda beda dalam kemampuan berpikir dan bergerak maka dari itu kita harus membuat standard sukses yang berbeda dengan yang lain. Dengan demikian kita telah menjadi diri kita yang sebenarnya dan telah sukses mengenal siapa diri kita dan mau jadi apa kita.
Kedua, ini bagian dari aktivitas ibadah kita kepada Allah. Kesungguhan di perkuliahan maupun kesungguhan kita dalam berorganisasi kedua duanya adalah aktivitas menuntut ilmu dalam rangka ibadah kepada Allah. Setiap yang menjadikan aktivitas kuliah dan organisasinya sebagai ibadah pastilah akan memberikan yang terbaik dalam menjalani keduanya.
Ketiga, Berani. Kesuksesan hanya milik orang orang yang berani, Berani menghadapi tantangan demi cita cita besar yang ingin dicapai. Berani bukan tanpa ilmu dan pemahaman. Justru berani disini adalah kita mulai dengan mengenal siapa diri kita, kemampuan dan kapasitas kita dihadapkan dengan tantangan yang ada di depan kita. Hanya dengan keberanianlah tantangan di depan kita akan terasa lebih ringan.
Keempat, Harus ada prioritas dan komitmen. Karena kita memiliki sumber daya yang terbatas maka kita harus memiliki prioritas. Prioritas mana yang harus diutamakan? Tentu prioritas yang sumber daya kita mampu menjalankannya lebih optimal. Langkah selanjutnya adalah menjalani keduanya dengan komitmen pada prioritas.
Kelima, mengatur waktu dan peran kita dengan bijak. Carilah orang dalam satu tim organisasi kita yang bisa mem-back up tugas tugas organisasi kita apabila kita berhalangan, begitu juga saat kuliah mencari partner yang mengerti peran kita, kesibukan kita dan mau membantu kita sangat penting karena saat peran kita harus optimal dalam orgtanisasi maka partner kita dikelaslah yang pertama paling mengerti dan siap memberi bantuan kepada kita. Keenam, Yakin dan optimis. Sering kita akan menghadapi dalam perjalanan kedua amanah tersebut tidak sesuai harapan kita; organisasi mengalahkan prestasi kuliah kita dan juga sebaliknya bahkan ada yang tidak bisa mendapatkan kedua duanya. Tidak jarang pilihan untuk melepaskan salah satu amanah tersebut selalu membayang banyangi kita, tetapi tetap yakin dan optimislah karena sukses hanya akan didapatkan oleh orang yang yakin dan optimis. Bersamaan dengan rasa yakin dan optimis yang menancap kuat dalam diri kita teruslah melakukan perbaikan dan evaluasi agar kegagalan hari ini tidak terulang lagi di kemudian hari.Mudah mudahan tulisan ini bisa memberikan kontribusi kepada kita semua yang saat ini masih menjalankan amanah sebagai seorang mahasiswa dan aktivis juga bagi mereka yang ingin menyibukan diri dengan aktivitas organisasi.

Jumat, 17 Oktober 2014

Kirab Budaya Kawal Presiden Baru ke Istana, Jokowi Diskenario Tidak Boleh Turun dari Kereta
Sabtu, 18 Oktober 2014 00:02 WIB

TRIBUNNEWS.COM/ HERUDIN
Jokowi dan Ahok saat kirab budaya Jakarta 2013 lalu.
Laporan Wartawan Tribunnews.com
Rahmat Patutie
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kooordinator Kirab Budaya Syukuran Rakyat JAY Wijayanto memastikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla tak akan turun dari kereta kuda ketika kirab budaya rakyat akan mengiringi Jokowi-JK menuju Istana Kepresidenan pada syukuran rakyat pelantikannya pada tanggal 20 Oktober mendatang.
"Aku pastikan. Jokowi enggak akan turun (dari kereta)," kata Jay saat mengunjungi kantor Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (17/10/2014) malam.
Jay mengatakan kusir kereta kuda yang akan mengantarkan kedua pasangan tersebut khusus dibawa dari Solo, Jawa Tengah.
Dia pun menuturkan bahwa jarak Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga depan Istana akan berlangsung cukup memakan waktu karena akan ada pejalan kaki di depan Jokowi-JK. Mereka adalah marching band dari salah satu Sekolah Tinggi Pelayaran di Jakarta.
"(Perkiraan) satu setengah jam Jokowi dari HI sampai Istana. Karena jalan kaki di depan Jokowi," ujarnya.
Menurutnya, dua kereta yang mereka siapkan hanyalah kereta kuda yang biasa-biasa saja. Kendaraan tersebut yang akan digunakan Jokowi-JK seusai mereka dilantik di gedung Parlemen."Kereta yang dipakai jokowi-jk itu kereta sederhana. Itu kereta kuda," terangnya.
Dia pun menyebutkan, dua kereta tersebut masih disimpan di museum keramik dan satunya lagi di museum Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
"(Kereta) Sekarang masih di museum keramik dan yang satu di museum TMII. Saya sedang mempertimbangkan mau taruh di mana," katanya.
Terkait#Joko Widodo

Senin, 13 Oktober 2014

CAHAYA BIRU

Hujan mengecup daun yang terdiam
semesta bertasbih di antara air mata langit
nampak seraut wajah senja membayang di cakrawala
datang dengan pesona jingga berbenang merah saga
Inilah saat terindah ketika matahari
telah begitu lelah berbagi kehangatan
seperti sebuah rasa yang terhalang jarak
di tengah riak rindu yang menghunjam
Ada deburan ombak di tepi pantai
ada hembusan angin
menyambut matahari pulang keperaduan
ada awan berarak pulang di pelukan malam
Ada cinta bermekaran di hati,
ada kamu menulis syair di setiap denyut jantungku
lalu di bibirku setiap butiran kata
kau kecup dan kau gubah menjadi puisi untukku